Mereka bertugas secara kelompok. Setiap kelompok terdiri atas empat siswa. Hasil wawancara dengan narasumber akan dijadikan bahan membuat laporan hard news dan soft news. Siang hingga sore hari, hasil tulisan mereka akan didiskusikan bersama-sama dan dinilai oleh para mentor,” kata Ari Pahala Hutabarat, salah satu mentor menulis dari Sekolah Menulis Komunitas Berkat Yakin (KOBER) Bandarlampung, Kamis (30/10).
Menurut Ari, sebelum turun ke lapangan para siswa itu sudah dibekali teori dan praktik menulis. Dalam praktik menulis di kelas, kata Ari, lebih difokuskan pada keterampilan menguraikan topik tulisan menjadi kalimat dan paragraf.
“Juga membangun logika kalimat. Sebab, selama ini banyak calon penulis atau wartawan yang sering kesulitan dalam membuat tulisan yang ‘lurus’. Saya sangat antusias melatih mereka karena semua peserta juga antusias dan bersemangat mengikuti latihan,” kata Ari.
Sumber : http://buletinbudayakotametro.web.id
0 komentar :
Posting Komentar